
Di usia pertengahan 20-an sampai awal 30-an, hidup sering terasa seperti persimpangan tanpa arah. Karier baru mulai menanjak, tapi pengeluaran juga ikut naik. Teman sudah punya rumah, kamu baru selesai cicilan motor. Di titik inilah banyak orang mulai mempertanyakan: “Apakah aku tertinggal?”
Fenomena ini dikenal sebagai quarter-life crisis, masa ketika tekanan finansial, ekspektasi sosial, dan rasa cemas soal masa depan datang bersamaan. Tapi kabar baiknya, krisis ini bukan akhir dari perjalanan, justru bisa jadi awal untuk menata ulang hidup finansialmu dengan lebih matang.
Berikut tujuh strategi untuk menghadapi quarter-life crisis dari sisi finansial, tanpa kehilangan keseimbangan hidup.
1. Sadari Bahwa Uang Bukan Satu-satunya Ukuran Sukses
Banyak orang terjebak dalam pola “aku belum sukses karena tabunganku belum banyak.” Padahal, kesuksesan finansial itu bukan cuma soal nominal, tapi juga arah. Mengetahui ke mana uangmu pergi lebih penting daripada sekadar banyaknya angka di rekening.
Mulailah dengan mencatat pengeluaran sederhana seperti transportasi, makan, hiburan, hingga langganan digital. Saat kamu tahu pola hidupmu, kamu bisa memperbaikinya, bukan menyalahkan diri sendiri.
2. Bedakan Antara Tekanan dan Target
Quarter-life crisis sering datang karena kita merasa harus secepat mungkin mencapai semua hal. Punya rumah, menikah, atau naik jabatan. Padahal, setiap orang punya waktu yang berbeda.
Belajarlah melihat target finansial sebagai arah, bukan beban. Kalau kamu belum sampai di titik ideal, bukan berarti gagal. Kamu hanya sedang berjalan sesuai ritmemu sendiri.
3. Bangun Dana Darurat, Sekecil Apa pun
Salah satu sumber stres terbesar di usia 20-an adalah ketidakpastian. Tiba-tiba kehilangan pekerjaan atau sakit bisa mengguncang mental dan tabungan sekaligus.
Mulai dari hal kecil, sisihkan 5-10% gaji setiap bulan. Tak masalah kalau nominalnya kecil, yang penting konsisten. Dana darurat adalah fondasi ketenangan, bukan sekadar tabungan.
4. Pisahkan Uang Berdasarkan Tujuan Hidup
Saat tujuan finansial semakin banyak, risiko kehilangan fokus juga makin besar. Coba buat pos Wtabungan terpisah untuk setiap kebutuhan seperti dana liburan, pendidikan, atau pensiun agar uangmu punya arah yang jelas.
5. Prioritaskan Ketenangan, Bukan Tren
Media sosial sering jadi pemicu quarter-life crisis. Melihat teman seolah lebih mapan membuat kita ingin mengejar, padahal belum waktunya. Daripada mengikuti tren, fokuslah pada apa yang memberi ketenangan jangka panjang. Belajar menolak pembelian impulsif adalah bentuk investasi emosional yang paling nyata.
6. Belajar Mengelola Risiko dan Fleksibilitas
Krisis finansial di usia muda sering kali muncul karena kita terlalu takut kehilangan peluang. Padahal yang perlu dijaga justru kestabilan. Mulai kenali profil risiko dan pilih instrumen investasi yang sesuai. Diversifikasi tabungan dan deposito bisa membantu kamu tetap aman di tengah ketidakpastian ekonomi.
7. Bangun Hubungan Sehat dengan Uang
Quarter-life crisis sering muncul bukan karena uangnya kurang, tapi karena kita belum punya hubungan sehat dengan uang. Coba ubah cara pandang, uang bukan musuh yang bikin stres, tapi alat untuk menciptakan ruang bernapas.
Krom Bank Bisa Membantumu Mengelola Keuangan
Di tengah fase hidup yang penuh pertanyaan dan perbandingan, kamu butuh sistem keuangan yang bisa bantu kamu tetap fokus tanpa kehilangan arah. Di sinilah keunggulan Krom bank terasa relevan, menawarkan bunga tabungan tinggi 6% per tahun dan deposito berjangka sampai 8,25% per tahun, serta fleksibilitas penuh untuk mencairkan dana kapan saja tanpa penalti.
Selain itu, kamu bisa membuat hingga 20 kantong tabungan dan 40 deposito berbeda untuk setiap tujuan hidup, entah itu dana darurat, rencana nikah, atau modal usaha. Semuanya bisa kamu kelola lewat satu aplikasi yang mudah digunakan, dengan transfer gratis hingga 100 kali per bulan.
Yang paling penting, Krom Bank sudah berizin dan diawasi oleh OJK dan Bank Indonesia, serta menjadi peserta penjaminan LPS, jadi kamu bisa menata keuangan dengan tenang. Dengan fitur yang lengkap dan aman, Krom Bank bukan sekadar aplikasi perbankan digital, tapi partner yang bantu kamu melewati masa quarter-life crisis dengan arah, kontrol, dan rasa percaya diri baru.